Pada kesempatan kali ini kami akan berbagai bagaimana cara sablon kaos manual dengan mudah. Buat kamu yang ingin membuka usaha kaos maka alangkah baiknya kamu membaca artikel ini hingga selesai. Yuk simak ulasan berikut ini.
Sablon kaos saat ini banyak digandrungi terutama bagi mereka pecinta kaos. Kaos dengan desain yang unik memang memiliki daya tarik tersendiri. Nah untuk menghasilkan kaos dengan desain berupa gambar atau tulisan tersebut diperlukan yang namanya teknik sablon kaos. Pada kesempatan kali ini, Jasa Konveksi Jogja akan berbagi informasi mengenau cara sablon kaos manual mulai dari peralatan yang dibutuhkan, hingga kekurangan dan kelebihan sablon manual ini.
Mengenal Apa Itu Sablon Manual
![]()
Sablon merupakan proses pemindahan desain ke permukaan kaos polos. Desain tersebut akan meresap dan menyatu dengan kaos yang anda sediakan.
Sablon manual merupakan sebuah teknik sablon yang sudah lama ada dimana proses penyablonan masih dilakukan secara manual. Teknik sablon manual ini disebut juga dengan screen printing. Berbeda dengan penyablonan dengan menggunakan mesin, cara sablon kaos manual ini memerlukan screen dan tinta sablon.
Peralatan Sablon Manual
Sebelum memulai menyablon, siapkan terlebih dahulu alat dan bahan yang diperlukan. Alat dan bahan ini sangat menentukan kualitas hasil sablon anda. Berikut alat dan bahan yang anda perlukan untuk sablon manual:
Screen dan Frame
Yang pertama yaitu ada Frame atau bingkai yang terbuat dari kayu. Frame ini umumnya berukuran 30 x 40 cm. Pada bagian dalam frame dilapisi dengan screen yang terbuat dari kain yang berpori. Anda bisa menyesuaikan sendiri ukuran pori-pori kain. Screen ini berfungsi untuk mengatur tinta yang akan melapisi kaos.
Rakel Sablon
Alat ini berfungsi untuk menyapu tinta yang ada di atas permukaan kaos hingga rata. Rakel sablon ini biasanya berukuran 15 – 20 cm yang terbuat dari bahan kaya dengan lapisan karet di bagian ujungnya. Bentuknya pun bermacam macam mulai dari lancip, lancip ujung datar, bulat, kotak, dan miring.
Busa
Alat selanjutnya yang harus anda siapkan yaitu ada busa. Busa ini akan anda gunakan untuk tatakan screen agar meresap tinta tinta yang menetes.
Kaca Bening
Alat ini berfungsu untuk memberikan efek seperti sinar matahari. Biasanya ukuran kaca bening sekitar 40 x 5p cm.
Foto Emulsi
Saat nelakukan sablon manual memerlukan foto emulsi untuk melapisi desain anda.
Lampu 250 watt
Digunakan untuk menyinari sablon agar tinta sablon cepat kering, anda memerlukan lampu 250 watt yang dapat memancarkan panas.
Sarung Tangan Latex
Saat melakukan sablon manual penting buat anda memakai sarung tangan untuk melindungi tangan anda dari tinta dan bahan kimia lainnya.
Kaos polos
Bahan penting yang anda siapkan sebelum menyablon yaitu kaos polos. Anda bisa menentukan sendiri bahan buat kaos anda.
Tinta Sablon
Pemilihan tinta sablon ini sangat menentukan hasil sablon. Pastikan anda memilih tinta dengan kualitas terbaik agar hasilnya memuaskan.
Cara Sablon Manual
1. Siapkan Alat dan Bahan
Langkah pertama yaitu siapkan alat dan bahan tersebut. Untuk melakukan sablon manual anda memerlukan ruangan yang gelap.
2. Buat Desain
Anda bisa membuat desain sesuai kreasi anda sendiri bisa dengan menggambar atau print dengan resolusi yang tinggi. Jangan lupa pastikan desain yang anda buat menggunakan warna hitam yang pekat. Kemudian cetak desain pada kertas transparan dengan printer laser atau inkjet. Anda bisa mencetaknya di tempat printing terdekat.
3. Lapisi Screen dengan Emulsi
Setelah desain siap, kemudian campurkan emulsi dengan sensitizer. Lapisu screen dengan emulsi foto dengan menuangkan sedikit emulsi dan ratakan menggunakan rakel.
4. Panaskan Desain dengan Lampu
Langkah selanjutnya, tenpelkan kertas transparan tadi ke bagian atas screen yang sudah dilapisi emulsi. Nyalakan lampu dan arahkan ke gambar. Tunggu sekitar 10-15 menit hingga tinta mengering, lalu tarik kertas transparan secara perlahan.
5. Siram Screen dengan Air Dingin
Semprotkan air dingin ke bagian desain anda sampai bentuk desain anda terlihat jelas. Lalu keringkan screen dan lapisi screen dengan selotip pada bagian yang tidak terkena desain.
6. Mulai Proses Sablon
Letakkan kaos polos yang akan disablon pada tempat yang datar lalu letakkan screen di atasnya. Tungkan tinta pada permukaan screen dan ratakan dengan rakel. Pastikan tinta merata ke seluruh permukaan kaos. Setelah rata, angkat screen secara perlahan dan tunggu hingga kering.
7. Panaskan Kaos
Jika ingin lebih cepat kering anda bisa memanaskannya dengan microwave suhu 400 derajat selama 30 detik. Sablon anda akan lebih cepat kering dan tinta dapat menempel dengan baik.
Nah itu tadi cara sablon kaos manual yang bisa anda lakukan sendiri di rumah.
Kelebihan dan Kekurangan Sablon Manual
Sablon manual ini memiliki kekurangan dan kelebihan yang perlu anda ketahui yaitu :
Kelebihan sablon manual:
- Warna sablon tidak cepar pudar
- Pilihan jenis tinta banyak
- Biaya produksi dalam sekala besar lebih murah
Kekurangan sablon manual:
- Teknik sablon yang sulit
- Waktu pengerjaan lama
- Biaya produksi satuan mahal
Itu tadi sekilas informasi mengenai cara sablon manual semoga bermanfaat buat pembaca.
Buat anda yang ingin memesan kaos sablon untuk berbagai keperluan anda bisa memesannya di Jasa Konveksi Jogja yaiut Indokonveksi. Dapatkan kaos sablon berkualitas hanya di Indokonveksi. Anda dapat menghubungi Indokonveksi melalui website atau datang langsung ke tempat kami untuk melakukan pemesanan.