Pada kesempatan ini kami akan berbagi bagaimana cara membuat desain kaos sendiri. Ingin tahu bagaimana cara membuat desain kaos sendiri agar lebih keren saat membuatnya ? Yuk simak ulasan berikut ini.
Sebelum menyablon pada kaos, langkah pertama yang biasanya dilakukan adalah membuat desain kaos. Apabila Anda ingin membuat desain kaos sesuai dengan keinginan sendiri maka Anda bisa membuatnya dengan mudah di rumah. Saat ini sudah sangat banyak jenis aplikasi atau software pendukung desain untuk membantu Anda membuat desain kaos. Aplikasi ini juga banyak yang gratis alias tidak berbayar sehingga Anda bisa memanfaatkannya dengan bebas. Cara membuat desain kaos sendiri di rumah bukan hal yang tidak mungkin untuk Anda lakukan.
Apabila Anda masih awam dalam hal desain, Anda tak perlu khawatir. Jika Anda belajar dengan sungguh-sungguh maka membuat desain menjadi suatu hal yang menyenangkan. Apabila Anda hendak membuka bisnis konveksi kaos maka sebaiknya Anda mengetahui cara membuat desain kaos sendiri. Walau kadang banyak klien yang ingin menyablon dengan desain yang sudah mereka buat sendiri. Dengan kemampuan desain ini, Anda sudah tidak bingung dengan masalah hak cipta dari gambar yang Anda gunakan karena desain di sini adalah original buatan Anda sendiri.
Desain merupakan suatu hal yang menyenangkan terutama bagi orang-orang yang sudah terbiasa dengannya. Tentu Anda akan sangat puas menjual kaos sablon dengan desain sendiri. Itulah alasan mengapa Anda perlu mengetahui apa saja langkah standar untuk membuat desain kaos sendiri. Berikut ini, beberapa langkah mengenai cara membuat desain kaos yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Informasi ini bisa menjadi referensi dan bahan pembelajaran jika Anda ingin membuat bisnis konveksi kaos sablon.
Membuat Sketsa Desain
![]()
Hal pertama yang biasanya dilakukan untuk membuat desain sendiri yakni membuat sketsa desain yang kita inginkan pada suatu media misalnya menggunakan kertas putih biasa. Untuk membuat sketsa pasti Anda membutuhkan inspirasi mengenai desain apa yang ingin Anda buat. Gunakanlah pensil atau bolpoint untuk menggambar sketsa. Namun alangkah lebih baik menggunakan pensil agar lebih mudah dihapus apabila terjadi kesalahan.
Memindahkan Sketsa Desain ke Komputer
Sketsa desain yang telah Anda buat sebelumnya dapat segera dipindahkan ke komputer dengan menggunakan aplikasi atau software. Anda tidak perlu memberikan warna pada desain karena tinggal gunakan saja aplikasi Adobe Photoshop atau CorelDraw untuk memperoleh hasil pemindahan sketsa yang lebih bagus dari kertas ke software komputer.
Mencetak Desain BW pada Kertas Minyak
Setelah desain di komputer menggunakan software selesai dibuat, Anda dapat mulai mencetaknya ke kertas minyak atau yang biasa disebut juga dengan kertas kalkir. Cetak desain dalam format gambar BW (black and white), tanpa mewarnainya sama sekali.
Mencampur Afdruk ke Hasil Print Desain
Langkah selanjutnya adalah melakukan pencampuran afdruk ke hasil print desain. Afdruk merupakan suatu cairan yang harus Anda letakkan dengan hasil print di tempat gelap dan hanya pada bagian atasnya saja yang disinari cahaya matahari. Anda bisa menunggu hasilnya selama beberapa detik atau menit dan akan membantu membuat desain lebih mudah untuk disablon nantinya.
Menyiapkan Kertas Minyak sebagai Media Sablon
Setelah melalui suatu proses pencampuran afdruk, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan kertas minyak sebagai media sablon. Pada bagian atas screen harus dibersihkan dengan menggunakan air sampai muncul gambar desain Anda yang dibuat sebelumnya di print pada kertas minyak. Pada bagian yang kosong ini adalah tempat untuk melakukan sablon nantinya.
Menyablon dengan Tinta sesuai Pilihan
Setelah semuanya siap, langkah selanjutnya adalah melakukan proses sablon yakni dengan menggunakan tinta sablon yang Anda pilih. Anda dapat mengatur sendiri warna dan kekentalan dari tinta sablon agar hasil sablon nantinya memuaskan.
Pengeringan Hasil Sablon
Apabila seluruh tinta sablon sudah diaplikasikan semua, Anda tinggal menunggu sampai tinta sablon yang ditempel tadi benar-benar kering. Anda dapat mengeringkannya secara langsung menggunakan hair dryer atau dengan memanfaatkan bantuan sinar matahari, namun jika menggunakan sinar matahari tentunya lama pengeringannya akna lebih lama.
Menyetrika Hasil Sablon Agar Lebih Merekat
Langkah terakhir setelah sablon mengering, Anda harus menyetrika kaos yang sudah disablon dengan menggunakan alas kertas di atas sablon. jangan langsung menempelkan setrika ke gambar sablon karena malah sablon akan menempel pada permukaan setrika. Dengan menyetrika kaos akan membuat hasil sablon benar-benar merekat dengan kuat pada bahan kaos.
Demikian beberapa informasi mengenai cara membuat desain sendiri dan melakukan sablon sendiri. Jika baru pertama kali melakukannya tentu akan sulit. Perlu latihan berulang kali agar diperoleh hasil yang memuaskan. Belajar membuat desain sendiri memang penting utamanya bagi Anda yang ingin membuka bisnis konveksi kaos sablon. Walau awalnya memang sulit, namun jika terus berlatih maka membuat desain dan menyablon menjadi hal yang sangat menyenangkan.
Apabila Anda ingin membuat pakaian maka Anda bisa membuatnya di jasa konveksi Jogja berkualitas Indokonveksi. Anda tak perlu ragu karena kualitas produk Indokonveksi banyak diakui oleh berbagai klien. Bahan baku memiliki kualitas yang bagus walaupun harganya ramah di kantong. Pengerjaannya pun juga termasuk cepat.
Di sini, produk-produk yang dihasilkan sangat berkualitas. Banyak klien merasa puas dengan hasil produksi jasa konveksi yang satu ini. Jika tertarik maka Anda bisa langsung menghubunginya dan buktikan kualitas produksi dari Indokonveksi jasa konveksi Jogja termurah.