Sejarah dan Tips Memilih Jaket Windbreaker

Saat ini jaket windbreaker semakin eksis digunakan baik para pria maupun wanita.  Terutama bagi mereka pecinta olahraga outdoor. Bahannya yang ringan dan nyaman digunakan menjadi daya tarik tersendiri. Jaket ini terbuat dari bahan nilon atau poliester, sehingga sangat mirip dengan jaket parasut. Dirancang khusus untuk menahan angin dan hujan, Jaket Windbreaker ini memiliki daya tarik tersendiri.

SEJARAH JAKET WINDBREAKER

Untuk pertama kalinya jaket windbreaker ini populer pada tahun 1970-an. Jaket yang awalnya digunakan sebagai pakaian luar informal ini mirip dengan jaket parka yang dikenakan oleh suku Inuit di Antartika. Seiring dengan berjalannya waktu dan jaman, jaket parka ini mengalami perkembangan menjadi jaket windbreaker yang kita kenal saat ini.

Nama jaket ini di setiap negara berbeda-beda, contohnya seperti di negara Inggris, Australia, dan India dikenal dengan istilah windcheater. Sementara Inggris raya menyebutnya dengan windjammers atau cagoules. Istilah jaket windcheater ini lebih dahulu dipakai untuk manamai pakaian yang lebih mirip dengan jaket pullover. Sedangkan Amerika Utara dan Jepang orang-orang menyebutnya dengan windbreaker. Model dari kedua istilah ini pun berbeda, windcheater ini lebih memiliki ukuran yanv lebih panjang hingga paha, sedangkan windbreaker hanya sepinggang.

Saat musim salju tiba udara dingin di negara tersebut membuat orang-orang di sana memiliki inovasi untuk menciptakan sebuah jaket yang ringan untuk musim dingin. Jaket tersebut didesain khusus dapat melindungi tubuh dari hawa dingin dan hujan salju yang turun. Meskipun ringan jaket windbreaker ini tak kalah hangatnya dengan jaket wol yang tebal. Seiring berjalannya waktu jaket ini terus mengalami perkembangan dan tersebar ke seluruh penjuru dunia, dan saat ini menjadi jaket yang banyak digemari.

Mengenal Jaket Windbreaker

Jaket Windbreaker merupakan jaket yang dirancang secara khusus untuk memecah atau menahan angin dan air. Biasanya jaket ini terbuat dari nilon dan poliester, sehingga tak heran jika banyak yang menyebutnya jas hujan atau raincoat. Meskipun banyak yang mengatakan mirip, keduanya ini sangat berbeda.

Dilihat dari modelnya, keduanya tampak sangat berbeda. Jas hujan memiliki desain yang lebih kaku dan berat, dan tentunya hanya coock digunakan saat hujan saja. Sedangkan jaket Windbreaker memiliki desain yang fashionable dan stylish.

Jas hujan atau raincoat terbuat dari bahan yang lebih tebal dan mampu menahan air hujan yang lebat sekalipun. Sedangkan Jaket Windbreaker bahannya lebih tipis, ringan, dan mudah di ringkas untuk disimpan. Bahkan jaket ini bisa dilipat hingga ukuran sekepal tangan. Meskipun anti air, jaket Windbreaker tidak mampu menahan air hujan yang deras. Jaket ini hanya bisa menahan embun dari kabut dan rintik hujan.

Memiliki desain yang stylish membuatnya cocok untuk kegiatan yang kasual sekalipun. Jaket Windbreaker ini sangat cocok buat kamu gunakan untuk kegiatan di outdoor seperti mendaki gunung, bersepeda, golf, dan lainnya.

TIPS MEMILIH JAKET WINDBREAKER

Sebelum membeli jaket windbreaker, ketahuilah tips memilih jaket windbreaker dari Jasa Konveksi Jogja berikut ini:

  1. Perhatikan fitur-fitur atau aksesoris tambahan pada jaket windbreaker, seperti kantong dan lain sebagainya. Semakin banyak fitur maka jaket akan terasa lwbih berat. Oleh karena itu, pilih jaket sesuai dengan kebutuhan kamu.
  2. Pilih jaket yang ringan dan ringkas ketika dilipat. Jaket dengan berat yang ringan akan semakin nyaman digunakan dan tidak menghambat aktivitas kamu. Biasanya berat jaket ini berkisar 50 sampai 200 gram. Bila lebih dari itu, cari tahu faktor penyebabnya bisa jadi karena tambahan teknologi yang tersemat. Namun jika tidak ada fitur lainnya, kamu sebaiknya mencari jaket yang lain.
  3. Pilih jaket yang memiliki ketahanan air yang baik. Jaket dari bahan nilon atau poliester memiliki karakteristik tahan air dan cepat kering. Namun tidak semua merek memiliki water resistant yang sama, ada yang bisa bertahan sekitar 6 bulan hingga 1 tahun setelah pemakaian.
  4. Pastikan lengan kamu tertutup seluruhnya dengan jaket windbreaker. Cari jaket dengan lengan yang dapat menutupi pergelangan tangan kamu. Ada juga beberapa jaket yang menambahkan thumb hole untuk menghangatkan telapak tangan kamu.
  5. Pilih desain, model, dan warna jaket yang keren. Jaket dengan desain yang stylish dapat kamu gunakan dalam segala aktivitas. Warna jaket juga akan mempengaruhi penampilan kamu, pilih warna yang bisa membuat kamu lebih percaya diri. Jika kamu memilih model hoodie, sesuaikan dengan ukuran kepala kamu. Kamu bisa mencobanya terlebih dahulu.
  6. Cari ukuran yang pas dengan badan kamu. Jangan memilih ukuran yang terlalu sempit. Jaket windbreaker ini biasanya akan digunakan bersamaan dengan pakaian berlapis. Sehingga apabila ukiran jaket terlalu kecil akan membuat kamu merasa tidak nyaman.
  7. Lihat dengan detail pada kualitas jahitan resletingnya. Pastikan resleting ini memiliki lapisan penutup pada bagain dalamnya. Karena angin bisa masuk ke dalam jaket melalui resleting ini.

Itulah tips memilih jaket windbreaker, pastikan kamu membeli jaket sesuai dengan kebutuhan kamu.

Buat kamu yang ingin membuat jaket dengan harga yang terjangkau namun berkualitas, hubungi INDOKONVEKSI. Konveksi Jaket Jogja terpercaya tentunya hanya di INDOKONVEKI.

INDOKONVEKSI sebagai Jasa Konveksi Jogja juga memproduksi berbagai macam jenis pakaian mulai dari kaos, kemeja, wearpack, almamater, PDH, PDL, dan lain sebagainya.

Scroll to Top