Apakah Anda setiap hari rutin berolahraga atau hobi terhadap suatu permainan olahraga? Jika iya pasti Anda tidak asing dengan pakaian olahraga yang biasa dikenakan pada beberapa olahraga seperti sepakbola, futsal, tenis, voli atau basket. Pakaian ini disebut jersey yang bahannya berbeda dengan pakaian yang kita pakai sehari-hari. Bahan jersey salah satunya bisa berasal dari kain Dri-Fit. Ingin tahu selengkapnya mengenai jenis kain ini? Yuk simak ulasannya berikut ini.
Bahan Pembuatan Jersey
![]()
Salah satu jenis bahan yang biasanya dibuat untuk jersey adalah jenis kain Dri-Fit. Awalnya, bahan Dri-Fit pertama kali diperkenalkan oleh suatu brand fashion sports kenamaan dunia yaitu brand Nike sebagai bahan pembuatan pakaian bagi para atlet. Anda pasti tidak asing dengan baju jersey karena sering dipakai dalam beberapa permainan olahraga seperti sepakbola, basket, dan lain sebagainya.
Spesifikasi Bahan Kain Dri-Fit
Bahan Dri-Fit terbuat dari campuran bahan spandex, polyester, dan nilon. Dengan percampuran berbagai serat kain ini membuat kain Dri-Fit menjadi bertekstur padat namun lentur. Bahan kain ini banyak digunakan oleh brand kenamaan dunia yaitu Nike dan Adidas. Perbedaan antara keduanya adalah pada Adidas lebih menerapkan teknologi ClimaCool yang dapat mengefektifkan temperatur tubuh saat Anda sedang berolahraga.
Pada dasarnya, teknologi Dri-Fit dan ClimaCool merupakan 2 teknologi yang hampir sama yakni tujuannya untuk menjaga suhu tubuh. Kedua sistem teknologi bahan kain ini mampu menyerap keringat, serta membantu mengeluarkan suhu panas dari dalam tubuh, serta dapat menghilangkan rasa lembab pada kulit sehingga akan membuat nyaman ketika berolahraga. Oleh karena itu bahan ini akan terasa dingin dan adem ketika digunakan untuk berolahraga walaupun Anda bergerak sangat aktif kesana kemari panas-panasan dan mengeluarkan banyak keringat.
Karakteristik Kain Dri-Fit
Karakteristik dari bahan Dri-Fit sangat mendukung aktivitas kita saat berolahraga yakni ketika tubuh kepanasan dan mengeluarkan banyak keringat. Bahan ini jika terkena keringat akan mudah menyerapnya dan akan cepat kering sehingga baju tidak basah dan berat oleh keringat. Oleh sebab itu bahan ini disebut Dryfit atau Drifit.
Alasan mengapa bahan ini cepat menyerap keringat karena pori-porinya yang cukup lebar sehingga keringat mudah langsung terserap ke pori kain. Dengan pori yang lebar ini akan membuat udara mudah bersirkulasi dan pemakainya tidak merasa kegerahan. Bahan ini terbuat dari komposisi polyester yang beragam mulai dari 35% hingga 40%.
Kelebihan Kain Bahan Dri-Fit
Banyak orang sangat menyukai bahan Dri-Fit dan menjadi bahan terbaik untuk pembuatan jersey. Tentunya bahan ini memiliki kelebihan yang menjadi alasan mengapa bahan ini sangat bagus untuk dibuat menjadi jersey. Bahan ini cepat kering serta mudah menyerap keringat sehingga tidak akan kegerahan ketika memakainya.
Bahan Dri-Fit juga memiliki bobot yang ringan sehingga nyaman untuk aktivitas olahraga yang berlarian kesana kemari. Selain itu bahan ini juga terasa lembut ketika disentuh dan mudah dalam pencuciannya. Sifat antibakterinya membuat kaos jersey yang berbahan ini tidak mudah berbau. Anda dijamin tidak akan kegerahan dan pasti selalu merasa nyaman jika mengenakan bahan jersey dari kain Dri-Fit. Bahan ini juga awet karena tebal dan kuat serta tahan gesekan namun tetap lentur saat digunakan.
Kekurangan Bahan Dri-Fit
Seperti bahan kain lainnya, bahan kain Dri-Fit juga memiliki kekurangan yakni sulit untuk di sablon karena sifatnya yang tebal dan padat. Tentu agak kurang menarik bukan jika jersey tanpa ada gambar atau tulisan. Teknik sablon yang digunakan biasanya menggunakan sablon polyflex karena mudah diaplikasikan pada kain ini dan hasilnya lebih rapi.
Bahan Dri-Fit juga tidak bisa disetrika menggunakan suhu yang terlalu panas karena dapat merusak pori-pori bahan. Gunakan setrika dengan suhu rendah apabila ingin menyetrikanya. Dengan perlakuan ini tentunya akan membuat jersey Anda menjadi lebih awet.
Cara Perawatan Jersey dari Bahan Dri-Fit
Cara untuk merawat jersey dari bahan kain Dri-Fit cukup mudah. Namun Anda juga harus merawatnya dengan cara yang tepat Agar jersey tetap awet dan tahan lama. Berikut beberapa tips untuk merawat jersey dari kain Dri-Fit.
- Cucilah pakaian Segera setelah Anda menggunakannya dengan menggunakan detergen cair setelah itu dikeringkan.
- Sebaiknya jangan menggunakan cairan pemutih dan jangan mencuci dengan teknik dry cleaning karena akan membuat bahan kain menjadi cepat rusak.
- Cucilah jersey menggunakan tangan karena bahan kain yang padat dan pro-porinya besar tidak cocok dicuci menggunakan mesin cuci.
- Jangan langsung dijemur pada sinar matahari langsung sebaiknya dikeringkan anginkan saja.
- Apabila ingin menyetrika sebaiknya menggunakan suhu yang rendah agar pori kain tidak mudah rusak dan bahan ini akan mudah gosong dan terbakar jika menggunakan suhu tinggi. Suhu tinggi saat menyetrika juga menyebabkan gambar sablon cepat rusak.
Demikian pembahasan mengenai bahan jersey dari kain Dri-Fit. Saat ini, bukan hanya brand kenamaan dunia seperti Nike dan Adidas yang membuat jersey menggunakan kain Dri-Fit tetapi banyak jasa konveksi lokal yang menggunakan bahan ini. Kenyamanan yang diberikan bahan kain ini membuatnya digandrungi banyak vendor konveksi dalam membuat pesanan jersey.
Jasa konveksi Jogja INDOKONVEKSI juga melayani pembuatan jersey tak hanya menggunakan bahan Dri-Fit namun juga bahan lain yang nyaman digunakan dengan harga murah namun kualitas tidak murahan. Anda juga bisa berkonsultasi mengenai jenis bahan yang cocok untuk pakaian yang ingin Anda pesan. Pembuatannya pun juga relatif cukup cepat sehingga membuat customer puas dengan pelayanan jasa konveksi Jogja yang satu ini.