Macam sablon kaos saat ini sudah ada banyak sekali dan karakteristiknya juga berbeda beda. Karakteristik berbagai jenis sablon kaos secara manual sangat banyak dan memiliki keunikan tersendiri. Keunikan ini yang menjadi alasan mengapa masih banyak pebisnis sablon kaos yang menggunakan sablon manual sampai saat ini.
Walaupun macam sablon kaos manual saat ini ada berbagai macam, orang-orang hanya mengetahui jenis sablon tersebut secara umum sebagai sablon yang biasanya dilakukan dengan cara yang manual. Masing-masing jenis sablon yang menggunakan cara manual yang berbeda pun juga memiliki ciri khasnya masing-masing. Apabila Anda ingin mengetahui lebih jelas dan detail mengenai macam sablon kaos manual dan karakteristiknya yuk ikuti pembahasannya berikut ini.
Sablon manual adalah salah satu teknik sablon yang dilakukan secara manual dan tidak menggunakan mesin. Dalam sablon ini menggunakan beberapa peralatan sablon yang meliputi tinta, screen, dan lain sebagainya. Berdasarkan jenis tinta sablon yang digunakan, sablon manual terbagi menjadi 2 jenis yakni sablon manual yang menggunakan tinta water based atau sablon manual yang menggunakan tinta oil based. Berdasarkan jenis tinta sablon yang berbeda tersebut, berbagai sablon manual ini kemudian dibagi lagi menjadi beberapa jenis sablon dengan nama yang berbeda-beda.
Daftar Macam Sablon Kaos Manual Yang Wajib Anda Ketahui

Agar Anda lebih mudah untuk membedakan setiap jenis sablon dengan cara manual, sablon mana yang tepat untuk Anda, maka penting untuk mengetahui karakteristiknya masing-masing jenis sablon. Terdapat sekitar 10 jenis sablon dengan cara manual yang akan dijelaskan berikut ini. Berikut ini macam sablon kaos manual yang biasa digunakan saat ini.
Sablon Discharge
Jenis sablon discharge merupakan sablon yang menggunakan tinta water based dan sangat cocok digunakan untuk menyablon bahan kaos cotton combed 30s. Alasannya adalah karena warna sablon ini mampu menggantikan warna dasar kaos tanpa mempengaruhi hasil sablon nantinya. Jenis sablon ini pun tidak berbau karena terdapat campuran obat odorless dalam proses sablon kaos.
Sablon Flocking
Jenis sablon selanjutnya adalah sablon flocking. Teknik sablon ini mampu menghasilkan hasil sablon yang timbul. Sesuai dengan namanya, untuk melakukan teknik sablon ini menggunakan kertas flocking yang telah didesain sesuai desain sablon untuk kemudian ditempel pada kaos menggunakan alat press.
Sablon Foam
Berbeda dengan jenis sablon sebelumnya, jenis sablon foam akan menghasilkan desain pada kaos yang telah disablon menjadi 3 dimensi. Sablon foam ini kemudian dikenal dengan nama sablon 3D. Seperti kebanyakan jenis sablon manual yang lainnya, sablon ini juga membutuhkan alat press untuk mencetak desain kering agar tercetak pada kaos dengan baik.
Sablon Foil
Hampir mirip dengan jenis sablon flocking, sablon foil merupakan jenis sablon yang juga menempel bahan desain ke kaos dan kemudian dipress. Perbedaannya terletak pada bahan yang di press bukan pada kertas flocking, tetapi menggunakan plastik foil.
Sablon Glow in the Dark
Beberapa desain kaos yang ada di pasaran saat ini diketahui telah menggunakan jenis sablon glow in the dark yang cukup unik ini. Alasannya menggunakan jenis sablon ini karena nilai estetika yang sangat tinggi saat menggunakan kaos yang mampu memancarkan cahaya terang saat cahaya sedang gelap. Tentunya desain seperti ini bisa terjadi karena menggunakan teknik sablon yang spesial. Sablon ini menggunakan bahan phosphor yang mampu menyerap energi cahaya kemudian memancarkan cahaya tersebut.
Sablon High Density
Jenis sablon kaos lain yang dapat menghasilkan efek 3 dimensi pada kaos adalah sablon high density. Jenis sablon ini menggunakan tinta berbahan karet yang hasilnya akan terasa timbul saat disentuh. Tekstur tinta sablon yang digunakan pada jenis sablon ini adalah tinta gel sehingga sangat cocok untuk jenis desain typography.
Sablon Pigment
Sablon lain yang juga banyak diminati masyarakat adalah sablon pigment. Jenis sablon pigment ini hasilnya akan terasa lebih kaku namun tidak mudah lepas dari kain kaos. Hasilnya akan sangat baik namun ada yang masih lebih bagus lagi yakni sablon superwhite dengan cara sablon yang sama.
Sablon Plastisol
Jenis sablon manual yang akan dijelaskan kali ini adalah teknik sablon manual yang paling banyak dilakukan oleh beberapa konveksi. Jenis sablon ini adalah sablon plastisol dengan jenis tinta oil based. Sablon plastisol ini memiliki beberapa karakteristik hasil yang cukup tebal dan tahan lama jika dibandingkan dengan sablon lainnya.
Sablon Rubber
Jenis sablon yang satu ini menggunakan bahan dasar karet (rubber) untuk membuat desain sehingga dapat menempel dengan baik di permukaan kaos. Desain kaos yang tercetak dengan menggunakan teknik sablon rubber bersifat elastis dan lembut ketika diraba.
Sablon Superwhite
Bentuk yang lebih baik dari sablon pigment adalah jenis sablon superwhite. Jenis sablon yang satu ini memiliki hasil sablonan yang lebih halus dan mampu menyerap dengan baik ke permukaan kaos. Namun hasil warna sablonnya tidak akan terlalu terang jika dibandingkan dengan jenis sablon yang lain.
Demikian beberapa penjelasan mengenai karakteristik 10 macam sablon kaos manual yang banyak digunakan saat ini. Semoga beberapa informasi macam-macam sablon ini dapat bermanfaat bagi Anda terutama jika Anda ingin membuat usaha konveksi sendiri. Pastikan jenis sablon agar sesuai dengan kebutuhan Anda dan hasil sablonan yang Anda inginkan. Jika Anda ingin memesan kaos dan pakaian konveksi lain maka Anda bisa langsung memesan di jasa konveksi Jogja terpercaya yaitu Indokonveksi.