Mengenal Bahan Flanel

Saat ini baju kemeja flanel banyak sekali digunakan oleh anak muda utamanya digunakan ketika beraktivitas mendaki gunung. Kemeja ini digunakan saat mendaki gunung karena cukup hangat namun tetap nyaman tidak seperti jaket yang ukurannya lebih besar. Ketika dimasukkan ke tas ransel pun juga lebih hemat tempat. Sehingga Anda tidak akan kedinginan saat di daerah dingin namun tetap memudahkan aktivitas. Namun Anda harus tetap membawa jaket tebal untuk berjaga-jaga dari suhu ekstrim. Ciri khas dari bahan ini adalah motifnya berbentuk kotak-kotak. Ingin tau lebih dalam mengenai bahan flanel? Berikut penjelasan singkat mengenai kain flanel. 

Bahan untuk Kemeja Flanel

Kemeja flanel biasanya menggunakan bahan flanel sebagai bahan bakunya. Kain flanel terbuat dari serat wol yang halus sehingga terasa hangat dan cocok digunakan di tempat atau negara yang sering bercuaca dingin. Banyak orang Eropa yang menggunakan jenis kain ini dalam pembuatan setiap pakaiannya karena cuaca di negara-negara tersebut sangat dingin.

Wol merupakan bahan kain yang terbilang cukup mahal harganya. Untuk menyiasati hal tersebut maka dalam pembuatan kain flanel biasanya bukan menggunakan wol murni melainkan dicampur dengan katun dan polyester. Dengan tambahan bahan katun maka hasil kemeja akan lebih mudah menyerap keringat. Sedangkan polyester dapat membantu kain agar tidak mudah kusut.

 

Karakteristik Bahan Flanel

Sebagai salah satu bahan dalam pembuatan kemeja, kain flanel memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dengan jenis kain lainnya. Tekstur bahan ini sangatlah halus saat Anda menyentuhnya. Kemeja dengan tekstur yang halus ini cocok untuk digunakan di lapangan karena akan terasa nyaman untuk bekerja. 

Bahan flanel ini selain halus juga terasa agak sedikit berbulu. Bulu ini karena pembuatannya berasal dari serat wol yang ditenun. Walaupun saat ini banyak bahan flanel yang menggunakan katun, namun tetap saja akan terasa berbulu jika disentuh.

Beberapa bahan flanel ada yang bertekstur tebal. Bahan ini utamanya untuk pembuatan pakaian bagi orang-orang yang tinggal di daerah dingin. Dengan penggunaan kain flanel yang tebal ini bisa menghangatkan tubuh pemakainya.

Kain flanel memiliki tekstur yang sangat halus dan biasanya pada kemeja berbahan flanel memakai motif kotak-kotak yang natural. Dengan motif yang natural ini menjadikannya lebih fleksibel dipakai oleh semua orang dari berbagai usia baik laki-laki maupun perempuan. Tentu banyak orang yang menyukai kemeja dengan bahan flanel.

Walaupun kain flanel cenderung lebih tebal dari kain yang lain, namun kain ini tidak terasa kaku sehingga masih tetap nyaman untuk beraktivitas sehari-hari. Bahkan baju yang memakai kain flanel sebenarnya tidak membutuhkan jahit tepi pada pinggiran potongan kain. Nyatanya tekstur kemeja flanel saat ini sangat lentur sehingga memudahkan aktivitas pemakainya.

 

Jenis Bahan Flanel

Ada banyak sekali jenis kain flanel yang bisa Anda temui di pasaran. Anda bisa memilih sesuai dengan kualitas yang Anda inginkan dan budget yang tersedia.

  • Flanel Akrilik

Salah satu jenis bahan flanel ini terbuat dari bahan baku utama berupa serat plastik atau yang biasa dikenal dengan serat akrilik. Apabila semakin padat dan berbulu maka akan semakin bagus juga kualitas kain tersebut, begitu pula sebaliknya. Anda yang ingin membeli kain ini dapat merogoh kocek mulai dari Rp. 21.000,- untuk kain ukuran 100 x 96 cm.

  1. Flanel Bamboo

Flanel Bamboo merupakan salah satu jenis kain flanel dengan bahan baku yang sangat eco friendly karena bahan utama kain ini terbuat dari campuran antara serat bambu dan serat kayu. Kain flanel bambu sangat cepat terurai oleh alam karena terbuat dari bahan alami. Walaupun demikian, kain ini cukup susah ditemukan di Indonesia. Untuk harganya sendiri kurs USD berkisar mulai dari $6 untuk ukuran kurang lebih 50 x 55 cm.

  • Flanel Blend

Sesuai dengan namanya, jenis kain flanel blend ini merupakan kain yang terbuat dari campuran dari antara 2 bahan. Biasanya dalam pembuatan kain flanel blend menggunakan campuran antara wool domba dan rayon dengan persentase masing-masing komponennya pun juga berbeda-beda.Varian warna kain ini sangat luas sehingga Anda menjadi lebih bebas memilih warna yang Anda sukai. Kain ini juga lebih padat dibandingkan dengan bahan flanel lainnya dan tidak mudah melar. Oleh karena itu harganya pun juga termasuk tinggi yakni sekitar Rp 80.000,- per lembarnya, dan itupun ukurannya kecil yakni sekitar 15 – 30 cm.

  • Flanel Wool

Bahan flanel wol merupakan jenis flanel yang terbuat dari bahan dasar 100 % serat wol. Tekstur kainnya lebih berserat dan tebal karena penggunaan bahan wol asli tersebut. Tak heran jika jenis kain wol ini merupakan kain flanel termahal di antara semua jenis flanel. Harganya bisa mencapai $20 atau sekitar lebih dari RP.270.000 per 90 cm.

  1. Flanel Polyester

Bahan flanel polyester terbuat dari bahan polyester, sesuai dengan namanya. Karakteristiknya hampir sama dengan kain flanel akrilik. Namun perbedaanya adalah jenis bahan polyester akan terasa lebih licin jika disentuh dan nampak sedikit mengkilat. Harganya pun juga mirip dengan flanel akrilik yakni sekitar Rp 20.000,- per 90 cm.

 

Bahan flanel menjadi bahan yang sangat diminati semua orang karena terasa hangat dan nyaman namun tetap lentur dan tidak terasa kaku. Jika Anda tertarik untuk membuat kemeja flanel dalam jumlah banyak maka Anda bisa membuatnya di jasa konveksi Jogja terpercaya INDOKONVEKSI. Kualitas yang diberikan INDOKONVEKSI terbaik dengan harga yang terjangkau. Tunggu apa lagi? Yuk percayakan kebutuhan pakaian Anda di INDOKONVEKSI.

Scroll to Top