Apakah Anda sering mendengar istilah bahan Cotton Combed dalam pembuatan kaos? Ya, bahan ini memang sering digunakan dalam pembuatan kaos karena sifatnya yang paling nyaman ketika digunakan karena terbuat dari 100% bahan katun sehingga mudah menyerap keringat.
Terkadang ada keterangan angka dibelakang jenis bahan ini misalnya cotton combed 20s, cotton combed 24s, dan lain sebagainya. Lalu apa maksud angka-angka tersebut? Yuk simak penjelasannya berikut ini.
Karakteristik Cotton Combed
Cotton combed merupakan salah satu jenis bahan kain katun yang paling populer dan paling banyak beredar di pasaran. Bahan ini menjadi favorit bagi konsumen industri konveksi kaos sebab bahannya yang sangat lembut dan halus. Karakteristiknya yang lembut dan halus ini membuat bahan cotton combed nyaman untuk digunakan. Kaos dengan bahan Katun Combed sangat cocok digunakan di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia karena sifatnya yang mudah menyerap keringat dan adem ketika digunakan sehingga tidak mudah gerah atau kepanasan.
Sifatnya dari bahan ini yang human friendly alias nyaman dan aman bagi kulit manusia membuat Katun Combed menjadi pilihan unggulan dalam setiap pembuatan kaos terutama kaos-kaos distro. Sampai saat ini, masih belum ada bahan lain yang mampu menandingi tingginya tingkat penjualannya di sektor pakaian untuk segmen menengah ke atas karena harganya yang terjangkau namun kualitasnya sangat bagus.
Tak dipungkiri bahwa kain ini harganya lebih mahal dibandingkan kain katun lainnya. Hal ini karena sifatnya yang sangat halus dan kuat. Bahan ini sering digunakan untuk bahan dasar pembuatan kaos, piyama, kaos kaki, sprei, sarung bantal dan guling, dan untuk bahan pakaian lain yang bersentuhan langsung dengan kulit.
Proses Pembuatan Cotton Combed
Proses untuk membuat bahan ini memerlukan waktu dan proses yang cukup panjang. Serat kain Katun Combed diproses secara khusus sebelum pada akhirnya diputar di mesin pemintal. Salah satu proses yang paling terkenal adalah carding, yakni penyisihan kain dari serabut benang-benang yang kasar. Setelah itu, cotton combed ini diseleksi menggunakan proses combing, yakni seleksi dari bulu-bulu sisa sehingga disebut combed karena bahan katun ini telah melewati tahap combing.
Baca juga: Mengenal Bahan Katun Oxford
Arti Kata dan Huruf pada Cotton Combed 20s, 24s, 30s dan 40s
Dalam pembuatannya, bahan Cotton Combed dibuat dengan ketebalan dan rajutan yang bervariasi. Ketebalan tersebut dibuat sesuai dengan permintaan pasar yang beraneka macam. Agar memudahkan untuk membedakan ketebalannya, maka kemudian diberi angka sebagai simbol mewakili ketebalan masing-masing.
Ada 4 jenis bahan katun berdasarkan ketebalannya yang beredar di pasaran yakni 20s, 24s, 30s dan 40s. Angka tersebut menunjukkan tipe kerapatan benang yang digunakan dalam proses perajutan menjadi bahan kain. Makin kecil angkanya, maka semakin tebal bahan dan rajutan kain katun tersebut. Sebaliknya, semakin besar angka yang ditunjukkan, maka akan semakin tipis ketebalan bahan kainnya.
Sedangkan perbedaan pada rajutan bahan kaos dapat dilihat berdasarkan jumlah jarum yang digunakan. Jenis jarum rajutan yang paling populer saat ini untuk membuat bahan Cotton Combed terbagi menjadi dua yakni jarum tunggal (single knitt) dan jarum ganda (double knitt).
Istilah single knitt dan double knitt ini kemudian disingkat menjadi ‘s’ dan ‘d’ yang diletakkan di belakang angka ketebalan untuk menunjukkan jenis rajutan yang digunakan. Kedua jenis rajutan memiliki karakteristik yang berbeda. Jenis rajutan ‘s’ tergolong rajutan yang renggang dan mulur. Bahan kaos katun yang beredar di pasaran saat ini menggunakan tipe rajutan jarum tunggal atau ‘s’.
Adapun jenis jahitan double knitt ‘d’ menggunakan sebuah teknik yaitu teknik jarum ganda. Karakternya cenderung lebih rapat, lentur dan tebal. Bahan rajutan ‘d’ dapat digunakan secara bolak-balik karena kedua sisinya memiliki permukaan yang sama yang disebabkan adanya perajutan dengan jarum ganda. Rajutan ini lebih sering digunakan untuk bahan pakaian bayi dan anak-anak.
Perbedaan Cotton Combed 20s, 24s, 30s dan 40s
Cotton Combed 20s
Bahan kain ini memiliki gramasi bahan kaos antara 180 – 220 gr/m2 dengan jenis rajutan Single Knitt. Bahan 20s merupakan bahan paling populer untuk digunakan.
Bahan Katun Combed 24s
Gramasi bahan kaos yang digunakan berkisar antara 170 – 210 gr/m2.dengan jenis rajutan Single Knitt. Bahan ini paling banyak dicari karena ketebalannya yang memiliki ukuran sedang yaitu tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis sehingga nyaman digunakan.
Bahan Katun Combed 30s
Bahan katun combed 30s biasa digunakan dalam clothing line dan distro karena memiliki ukuran bahan yang tipis dan tidak panas. Gramasinya berkisar antara 140 – 160 gr/m2 dengan untuk jenis rajutan Single Knitt.
Bahan Katun Combed 40s
Bahan ini merupakan bahan yang paling tipis di antara bahan Cotton Combed yang lain. Gramasinya antara 110 – 120 gr/m2 dengan jenis rajutan Single Knitt.
Bahan cotton combed merupakan bahan yang paling sering digunakan dalam usaha konveksi untuk pembuatan kaos karena sifatnya yang dingin dan nyaman. Salah satu jasa konveksi yang menggunakan bahan cotton combed berkualitas adalah INDOKONVEKSI. Jasa konveksi Jogja yang terbaik dan terpercaya no 1 di Jogja ini melayani pembuatan kaos oblong, kaos olahraga, kaos printing, kaos polo, berbagai jenis jaket, kemeja, seragam, PDL, topi, rompi, jas lab, jas almamater, dan pakaian lainnya.
Berbagai produk yang dihasilkan kualitasnya tak perlu diragukan lagi. Selain kualitasnya bagus, INDOKONVEKSI juga akan memberikan garansi sehingga Anda tak perlu khawatir akan produk yang cacat ataupun rusak. INDOKONVEKSI adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang sedang membutuhkan pembuatan kaos, kemeja, jaket, atau produk konveksi lainnya dalam jumlah besar.