Jenis Bahan Parasut dan Kelebihannya

Anda pasti tidak asing dengan bahan parasut bukan? Ya, bahan ini sangat familiar bagi kita dan bisa dibuat menjadi apa saja seperti baju, jaket, tas, atau topi. Bahan ini banyak penggemarnya karena cenderung lebih tahan air daripada jenis bahan Kain lainnya. Anda tertarik mengenal lebih dalam mengenai bahan yang satu ini? Yuk simak penjelasan mengenai bahan parasut berikut ini. 

Pengertian Bahan Kain Parasut

Kain parasut memiliki nama lain kain tafetta yakni salah satu jenis kain yang terbuat dari material polyester. Karakteristik dari kain ini adalah tipis, terasa ringan serta mampu menangkal air alias semi waterproof. Jika tak sengaja terkena sedikit air bahan ini tidak akan basah karena air memerlukan waktu untuk meresap ke sela serat kain.

Bahan ini termasuk kain yang sangat kaya warna. Warnanya pun juga cerah dan tidak mudah luntur. Banyak orang suka dengan bahan ini karena sifatnya tersebut sehingga cocok untuk bahan pembuatan pakaian outdoor. Contoh pakaian yang biasanya menggunakan bahan parasut adalah jaket, tas, furing, atau cover (penutup) tas serta berbagai produk konveksi outdoor lainnya. Namun tak jarang pula bahan ini dipakai untuk pembuatan pakaian sehari-hari. 

 

Jenis Bahan Parasut Untuk Membuat Tas

Bahan parasut paling sering digunakan untuk membuat jaket dan tas. Berikut beberapa jenis bahan parasut yang biasa dijadikan sebagai bahan untuk pembuatan tas. 

  1. Parasut Super

Bahan pertama yang bisa digunakan untuk membuat tas adalah jenis parasut super. Karakteristik bahan ini yakni teksturnya porinya lebih padat apabila dibandingkan dengan jenis bahan parasut lainnya. Bahan yang satu ini kelebihan utamanya adalah sangat tahan terhadap air (waterproof). Banyak perusahaan outdoor memproduksi tas carrier menggunakan bahan ini sehingga menghasilkan tas carrier yang sangat berkualitas. 

  1. Parasut Tangle

Jenis parasut ini terkenal cukup bergelombang. Teksturnya sangat lembut dan lebih kuat daripada jenis parasut yang lainnya. Banyak tas ransel yang menggunakan bahan ini.

  1. Parasut Metalik

Sesuai dengan namanya, bahan kain parasut yang satu ini terlihat lebih glosy jika terkena cahaya. Sedangkan saat waktu malam hari pun parasut jenis metalik ini akan nampak seperti sedang menyala (glow in the dark). 

  1. Parasut Tipis

Jenis parasut tipis ini walaupun cukup tipis namun kualitasnya masih sangat baik. Materialnya bertekstur tipis dan tidak mengkilap atau glossy. Berbeda dengan jenis parasut sebelum-sebelumnya, bahan parasut ini tidak waterproof atau tidak anti air sehingga apabila terkena air sangat mudah untuk menjadi basah seperti jenis kain lainnya di luar kain parasut. 

  1. Parasut Perak

Bahan parasut Perak ini sangat cocok digunakan sebagai bahan lapisan coating anti air karena kekuatan anti airnya yang sangat bagus (sangat waterproof). Pada umumnya, jenis parasut perak ini hanya memiliki satu pilihan warna, yakni warna perak (silver). Banyak orang memilih menggunakan jenis parasut ini sebagai mantel penutup mobil.

  1. Parasut Balon

Bahan parasut yang satu Ini memang tampak terlihat seperti balon. Ketahanannya terhadap air tak perlu diragukan lagi. Bahan ini sangat cocok untuk pembuatan payung, tenda atau pun beberapa alat musik. 

Jenis kain parasut yang satu ini nampak terlihat seperti balon. Parasut ini sangat cocok digunakan untuk membuat payung, tenda, dan beberapa alat musik. 

 

Kelebihan Bahan Parasut

Bahan parasut sangat populer di pasaran dan biasanya untuk bahan oembuatan jaket dan tas. Alasan mengapa bahan ini banyak peminatnya adalah karena beberapa kelebihan yang dimilikinya yakni sebagai berikut:

  1. Sangat fleksibel digunakan untuk pembuatan berbagai jenis produk konveksi. Banyak produk konveksi seperti jaket, tas, dan produk konveksi lain yang menggunakan bahan ini sebagai bahan utamanya. Bahan ini sangat fleksibel sehingga mudah dibuat menjadi produk apapun. Apabila Anda kreatif mungkin bisa mengubah bahan ini menjadi produk yang Anda mau. 
  2. Tersedia banyak varian jenis parasut. Warnanya sangat beragam dari mulai warna yang cerah hingga warna gelap. Warna tersebut sangat menonjol dan pekat serta tidak mudah luntur. Anda pasti senang dengan kekuatan warna yang dimilikinya walaupun dicuci berkali-kali warnanya tidak akan mudah luntur atau pudar. 
  3. Mudah untuk dibentuk menjadi berbagai produk konveksi sesuai dengan yang Anda inginkan. 
  4. Harganya cukup murah. Apabila dibandingkan dengan bahan kain lainnya, bahan ini cenderung lebih murah sekitar 10% lebih murah. Alasan ekonomis ini membuat para pengusaha konveksi menjadikannya bahan utama untuk membuat tas atau jaket. 
  5. Mudah dibentuk menjadi berbagai macam model tas mulai dari tas ransel hingga tas slempang ataupun bentuk tas model lainnya. 
  6. Merawat tas atau jaket berbahan parasut cenderung mudah. Tidak memerlukan tenaga dan biaya ekstra untuk merawatnya. Anda bisa mencuci seperti biasa baik diucek, disikat, sampai dimasukkan ke mesin cuci tidak akan mudah rusak. 
  7. Memiliki durabilitas yang tinggi dan sangat awet. Dengan keawetannya ini membuatnya tidak mudah rusak walaupun Anda sering mencucinya secara kasar atau pun terkena benda panas. 

Itulah penjelasan mengenai bahan parasut, jenis-jenis parasut untuk pembuatan tas, serta kelebihan yang bahan ini miliki. Jika ingin membuat tas, jaket atau produk konveksi lain menggunakan bahan parasut maka Anda tinggal menghubungi jasa konveksi Jogja terpercaya INDOKONVEKSI. Segala macam produk konveksi tersedia dengan bahan berkualitas namun harganya terjangkau. Banyak klien yang puas dengan hasil pengerjaan di INDOKONVEKSI. Jasa konveksi terlengkap dan termurah di Jogja ya cuma INDOKONVEKSI. 

Scroll to Top