Konveksi Tempat Bikin Poloshirt di Jogja

Konveksi Tempat Bikin Poloshirt di Jogja

Konveksi Tempat Bikin Poloshirt di Jogja

Pagi gan! Kali ini mimin mau bahas tentang Tempat Konveksi Bikin Poloshirt Di Jogja, kami merupakan konveksi tempat buat produksi kaos, polo, jaket, seragam, kemeja, PDH, PDL murah, cepat dan berkualitas. Kami berada dibawah naungan INDOKONVEKSI.

Poloshirt merupakan sebuah variasi jenis dari produk kaos oblong yang telah dimodifikasi dengan ditambah aksesori berupa kerah, kancing, kantong, serta beberapa memiliki manset serta rib di bagian lengannya. Jenis kaos yang juga sering disebut sebagai kaos polo ini cukup banyak menarik perhatian masyarakat dunia pada masa awal pembuatannya. Apalagi kemudian dengan bentuknya yang unik semakin membuat masyarakat menginginkan untuk memiliki pakaian jenis yang satu ini. Aksen kerah yang dimilikinya membuat kaos polo menjadi sangat fungsional sebagai sebuah kaos. Kerahnya dapat digunakan sebagai pelindung leher dari sengatan cahaya matahari ketika sedang melakukan olahraga di luar ruangan. Kemudian kerah yang dimiliki oleh sebuah Poloshirt juga menimbulkan kesan rapi bagi pemakainya sehingga bagi beberapa orang tidak masalah mengenakan kaos polo ketika menghadiri sebuah acara resmi. Tentu saja saat ini alasan seseorang akhirnya memutuskan untuk Buat Poloshirt di Jogja.
SEJARAH POLOSHIRT / KAOS POLO
Kaos polo atau poloshirt pada awalnya merupakan pakaian yang dikenakan oleh atlet olahraga tenis, jadi tidak dikenakan oleh para atlet olahraga polo meski pada akhirnya juga digunakan oleh olahraga yang menggunakan kuda itu. Bahkan pada awalnya kaos polo dirancang sendiri oleh seorang atlet olahraga tenis. Pada waktu itu sekitar abad ke 19 hingga awal abad ke 20, pemain tenis mulanya mengenakan kaos lengan panjang berwarna putih dengan kancing berada di bagian atasnya sebagai baju olahraga tenis. Penggunaannya dengan cara menggulung lengannya sehingga lengan bagian bawah terbuka, dipadukan dengan celana flanel serta ditambah aksesoris berupa dasi. Tentu saja kemudian hal ini menjadi hal yang cukup mengganggu kenyamanan serta kemudahan ketika sedang melakukan olahraga tenis. Hingga akhirnya seorang juara tujuh kali pertandingan Grand Slam (pertandingan tensi) bernama Rene Lacoste menyatakan jika pakaian tenis yang selama ia kenakan sangat tidak praktis dan tidak nyaman digunakan sebagai pakaian olahraga. Oleh karena itu atlet asal Prancis tersebut kemudian merancang sebuah kaos putih berlengan pendek dengan menggunakan bahan kain katun yang dibuat dengan menggunakan teknik rajutan piquee sebagai bahan dasarnya. Bahan ini memiliki sifat yang lentur, tidak kaku, dan nyaman ketika digunakan. Bentuk awal Produksi Poloshirt yang dilakukannya adalah sebuah kaos dengan kerah fleksibel yang menjulur, dengan plaket kancing di bagian dada, serta baju di bagian belakang lebih panjang daripada bagian depan. Saat ini model awal dari kaos polo tersebut lebih sering dikenal sebagai “tennis tail:”
Setelah pemakaiannya adalah olahraga tenis, desain yang dibuat oleh Rene Lacoste ini kemudian mulai diadopsi oleh olahraga polo. Awalnya Poloshirt atau pakaian yang digunakan oleh para pemain atlet olahraga polo memiliki bentuk sebagai kaos tebal berlengan panjang yang terbuat dari bahan katun Oxford. Kemudian ditambah dengan kerah berkancing yang ditemukan oleh pemain polo pada akhir abad ke-19 agar mencegah kerah terkibas oleh angin. Kemudian dengan menggunakan alasan yang sama seperti yang dialami oleh para pemain tenis, pakaian polo pada saat itu dinilai tidak nyaman. Hingga akhirnya pada tahun 1920, seorang pemain polo sekaligus seorang penjual pakaian bernama Lewis Lacey mengadopsi kaos polo lacoste dan memproduksinya sebagai salah satu produk dari brand baru yang dibuatnya. Saat itu dia menggunakan logo pemain polo yang dibordir pada bagian kaosnya. Sering berjalannya waktu, kemudian pakaian yang diproduksinya tersebut semakin meluas di dunia dan dikenal oleh banyak orang, dan dikenallah sebagai sebuah perusahaan tempat Bikin Poloshirt di Dunia.
Kemudian setelah tahun 1950an di mana standar pakaian golf diubah menjadi gaya busana kasual, pakaian baju tenis yang didesain oleh Lacoste diadopsi seluruhnya sebagai pakaian olahraga golf. Apalagi banyak pelatihan golf dan Country club mengharuskan para pemainnya menggunakan pakaian baju golf ketika berada di dalamnya. Kemudian desain dari baju tenis yang telah ada itu pun dimodifikasi sehingga menjadikannya sebagai baju golf dengan karakteristik tertentu yang dimilikinya. Pada umumnya, baju golf terbuat dari bahan polyester, bahan campuran dengan katun, atau katun mercerized. Seperti pada baju tenis, baju golf memiliki plaket dengan tiga kancing serta kerah. Namun di sini kerah yang digunakan pada baju golf menggunakan bahan yang sama dengan bahan dasar bajunya. Selain itu pada saat itu Produksi Poloshirt yang difungsikan sebagai pakaian golf juga memiliki tambahan kancing di dada sebelah kiri tempat menyimpan papan skor dan pensil.
BAHAN DASAR PRODUKSI POLOSHIRT
Seiring dengan berkembangnya waktu, tempat yang menyediakan serta memproduksi kaos polo pun semakin meluas ke seluruh dunia. Apalagi kaos polo menjadi salah satu busana yang diminati oleh berbagai kalangan di berbagai negara. Di Yogyakarta sendiri banyak sekali masyarakat yang memilih menggunakan pakaian ini, terutama bagi para mahasiswa. Oleh karena itu tak jarang mereka akhirnya memutuskan untuk mendapatkannya di pusat perbelanjaan maupun dengan menggunakan jasa Konveksi Poloshirt Jogja untuk menghasilkan pakaian yang satu ini. Bentuknya yang nyaman seperti sebuah kaos, namun juga memiliki kerah yang menjadikan pemakainya bisa tampak rapi secara bersamaan menjadikannya semakin digemari. Bahan dasar yang digunakan pun merupakan kain rajutan piquee yang kemudian juga dikenal sebagai kain lacoste, hanya saja kemudian serat bahan yang digunakan mengalami diversifikasi sesuai dengan sifat kaos polo yang diinginkan. Bahan yang digunakan dalam pembuatan pakaian poloshirt ini antara lain:
• Lacoste Cotton
Merupakan bahan kain yang dibuat dengan cara menggunakan teknik rajutan piquee, namun karena digunakan sebagai kain bahan Produksi Poloshirt pertama kali oleh Rene Lacoste menjadikannya juga disebut sebagai bahan lacoste. Seperti namanya bahan kain yang satu ini terbuat dari serat katun tanpa diberi campuran serat yang lain. Oleh karena itu kemudian bahan lacoste cotton memiliki daya serap keringat yang tinggi. Selain itu dengan bahan serat kapas yang dimilikinya menjadikan kain ini memiliki tekstur kain yang lembut, halus, dan nyaman ketika digunakan. Sifat sejuk yang dimilikinya juga semakin nyaman dipadukan dengan teknik rajut yang dilakukan sebagai proses pembuatan kainnya, yang mana hal ini kemudian menimbulkan tekstur berupa pori-pori yang memberikan sirkulasi udara yang baik.
• Lacoste CVC
Terbuat dari campuran serat antara serat katun dengan serat poliester. Dengan kombinasi kedua serat tersebut ketahanan yang dimiliki oleh sebuah kaos polo akan semakin meningkat. Selain itu juga memiliki sifat yang nyaman ketika dikenakan saat beraktivitas. Hal tersebut dikarenakan serat poliester memiliki sifat ketahanan yang sangat tinggi baik terhadap pembusukan, jamur, maupun penyusutan sering terjadi pada kaos polo yang digunakan oleh seseorang. Selain itu juga dikarenakan kehadiran serat katun atau serat kapas yang dikenal dengan sifat bahannya yang lembut dan membawa kenyamanan sendiri bagi setiap orang yang mengenakannya. Oleh karena itu tidak heran jika kemudian bahan ini menjadi salah satu bahan favorit serta berkualitas saat Bikin Poloshirt Jogja Berkualitas.
• Lacoste TC (Teteron Cotton)
Merupakan bahan Buat Poloshirt yang terkadang juga digunakan oleh beberapa Konveksi Poloshirt di Jogja. Bahan ini merupakan bahan campuran antara serat katun dengan serat poliester seperti pada bahan CVC. Namun bedanya adalah pada letak persentase perbandingan kandungan keduanya. Jika Lacoste CVC memiliki perbandingan kain katun yang lebih banyak daripada serat poliesternya, kain Lacoste TC lebih banyak serat poliesternya. Bahkan perbandingan antara serat poliester dengan serat katun adalah 65% dan 35%. Dengan melihat perbandingan tersebut saja sudah bisa disimpulkan jika bahan lacoste TC memiliki sifat yang lebih panas daripada bahan CVC, namun dari segi kekuatan bahan ini juga tidak kalah. Sering kali bahan ini dipilih sebagai bahan Produksi Poloshirt dengan harga terjangkau.
• Lacoste PE (Polyester)
Seperti namanya bahan Buat Poloshirt yang satu ini terbuat dari serat poliester 100%. Tanpa campuran apa pun menjadikan kain lacoste PE memiliki tingkat ketahanan kain yang sangat tinggi. Selain itu juga tidak mudah mengalami penyusutan setelah dikenakan dalam jangka waktu yang lama, tidak seperti pada bahan katun. Bahan Poliester terbuat dari biji plastik yang terbuat dari pengolahan hidrokarbon (minyak bumi). Oleh karena itu bahan poliester tidak mudah mengalami penguraian. Ditambah lagi dengan bahan tersebut sifat kain lacoste poliester tidak memiliki kemampuan untuk menyerap keringat seperti bahan lacoste cotton ataupun CVC. Sifat bahannya pun cukup gerah jika dikenakan dalam jangka waktu yang terlalu lama.
• Cotton Piquee
Menjadi bahan unggulan yang banyak dipilih oleh konsumen ketika hendak Bikin Poloshirt di sebuah Konveksi Poloshirt di Jogja. Tentu saja hal tersebut dikarenakan kualitas yang dimilikinya serta sifat bahannya. Dibuat dengan menggunakan teknik rajut piquee, bahan Cotton Piquee memiliki perbedaan dengan bahan LAcoste piquee. Perbedaannya yaitu terdapat pada kadar katun yang dimilikinya. Bahan Cotton piquee memiliki kandungan katun yang lebih banyak bila dibandingkan dengan bahan Lacoste Piquee, oleh karena itu bila lebih diperhatikan tekstur kain yang dimilikinya juga berbeda dengan bahan Lacoste cotton. Bahan ini merupakan bahan unggulan yang digunakan untuk Buat Poloshirt di Konveksi Jogja.
• Cotton Combed 20S
Salah satu jenis bahan kaos yang juga mering menjadi pilihan konsumen ketika Bikin Poloshirt di Jogja. Bahan Cotton combed 20S yang biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kaos juga dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan polo. Hal ini dikarenakan bahan kaos cotton combed 20S memiliki sifat bahan yang tebal dan memenuhi kriteria sebagai bahan dasar Produksi Poloshirt. Poloshirt yang dibuat menggunakan bahan dasar ini memiliki keunggulannya sendiri, bahan kain yang dibuat dengan cara ditenun bukan dirajut menghasilkan tekstur permukaan yang halus, apalagi dengan cotton combed yang menggunakan serat katun yang sudah dilakukan proses combed atau penyisiran menjadikan teksturnya semakin lembut di kulit. Keuntungan lainnya adalah bahannya yang mampu menyerap keringat dengan baik dan sejuk ketika digunakan beraktivitas

Dari semua bahan yang telah disebutkan di atas tersebut, tentu saja dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Namun biasanya sebuah Konveksi Poloshirt di Jogja yang berkualitas hanya menggunakan bahan kain yang memiliki banyak serat katunnya saja. Misalnya seperti bahan Lacoste Cotton, Lacoste CVC, Cotton Piquee, serta Cotton Combed 20S.

Kami sudah terbiasa menangani order dari dalam maupaun luarkota Yogyakarta. Kami juga telah bekerjasama dengan beberapa expedisi cargo Port to Port atau Door to Doors guna memudahkan proses pengiriman barang. Beberapa daerah pemasaran kami berada di Aceh, Medan, Palembang, Padang, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, Manado, Palu, NTT, NTB, Sulawesi, Kalimantan, Sumatra, Papua dll, jadi jangan kuwatirkan kepercayaan anda untuk order atau pesan kepada kami.

Bagi kalian yang sedang mencari Konveksi Bikin Poloshirt Jogja , maka kamilah solusinya. Tidak percaya, BUKTIKAN !!!

Best regrads,

INDOKONVEKSI – made with quality
(JasaKonveksiJogja – KonveksiBuatProduksiKaos | Polo | Jaket | Korsa PDH/PDL)

Konveksi Polo Jogja

KLIK DIBAWAH

konveksi kaos jogja

konveksi kaos jogja

konveksi kaos jogja

konveksi kaos jogja

CS ADMIN 1 SMS/WA/TELP : 085 881 211 266 ( Nugraha )

CS ADMIN 2 SMS/WA/TELP : 085 225 0777 59 ( Oryza )

Line : @oma6349w ( pakai @)

Email : marketing.indokonveksi@gmail.com

Main Office / Kantor Utama : Jl. Jati Pratama No. 245 Rt/w 17/41, Sinduadi, Mlati, Sleman – Yogyakarta. 55284

Pabrik 1. Jl. Sengon No.1a, Karang Bendo, Banguntapan, Bantul – Yogyakarta. 55198

Pabrik 2. Klodran, Sumberagung, Kec. Grabag, Kabupaten Purworejo – Jawa Tengah. 54265